هُوَ ٱللَّهُ ٱلَّذِى لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ‌ۖ عَـٰلِمُ ٱلۡغَيۡبِ وَٱلشَّهَـٰدَةِ‌ۖ هُوَ ٱلرَّحۡمَـٰنُ ٱلرَّحِيمُ. هُوَ ٱللَّهُ ٱلَّذِى لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡمَلِكُ ٱلۡقُدُّوسُ ٱلسَّلَـٰمُ ٱلۡمُؤۡمِنُ ٱلۡمُهَيۡمِنُ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡجَبَّارُ ٱلۡمُتَڪَبِّرُ‌ۚ سُبۡحَـٰنَ ٱللَّهِ عَمَّا يُشۡرِڪُونَ. هُوَ ٱللَّهُ ٱلۡخَـٰلِقُ ٱلۡبَارِئُ ٱلۡمُصَوِّرُ‌ۖ لَهُ ٱلۡأَسۡمَآءُ ٱلۡحُسۡنَىٰ‌ۚ يُسَبِّحُ لَهُ ۥ مَا فِى ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَٱلۡأَرۡضِ‌ۖ وَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ

Laman

Minggu, 15 Juli 2012

Jangan Berkata “AH” Kepada Orangtua

Jangan Berkata “AH” Kepada Orangtua


PENDAHULUAN

Di Amerika, terdapat banyak hari istimewa yang digunakan untuk menghormati atau menghargai orang-orang tertentu. Beberapa diantaranya adalah: Hari Ayah, Hari Ibu, Hari Kakek, Hari Nenek, Hari Berkabung, Hari Buruh, dan lainnya. Kita telah mengetahui makna, ide, idealisme dan filsafat dari hari-hari tersebut. Dan kita pun sebaiknya menghargai usaha mereka yang telah mempeloporinya.
Dalam rangka menghargai dan menghormati orangtua, kita mengagumi usaha dari anak-anak yang mengingat orangtua mereka melalui hari-hari istimewa tersebut dengan mengirimi orangtua mereka kartu ucapan dan hadiah. Meskipun demikian, kita berharap bahwa penghargaan yang diberikan terhadap orangtua kita tidak hanya dilakukan pada satu hari saja dalam satu tahun, tapi juga setiap hari setiap tahunnya.

ORANGTUA DALAM AL-QUR’AN

Seorang anak harus menghargai dan menghormati orangtuanya setiap hari. Allah meminta umat manusia mengormati kedua orangtuanya setelah mereka dapat menghormati dan menghargai Allah. Di dalam Al-Qur’an, kita mengetahui bahwa kedua orangtua kita disebutkan di dalam Al-Qur’an dengan penuh penghargaan dan penghormatan, walaupun mereka sudah sangat tua. Dalam surat Al-Isra menyebutkan bagaimana kita harus memperlakukan kedua orangtua kita. Allah SWT mengatakan:
Dan Rabbmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ah dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: Wahai Rabbku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil. (QS. Al-Israa: 23-24)
Pengakuan dan penghormatan terhadap kedua orangtua disebutkan dalam Al-Qur’an sebanyak sebelas kali; dan dalam tiap kalinya, Allah mengingatkan kepada anak-anak mereka untuk selalu mengakui dan menghargai rasa kasih sayang yang telah diberikan orangtua mereka. Dalam ayat ini, Allah meminta kepada kita untuk mengakui kedua orangtua:
Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu-bapak-nya.”  (QS. Al-Ankabut: 8 dan Al-Ahqaaf: 15)
1.  Permintaan untuk menghormati kedua orangtua juga disebutkan oleh Allah swt dalam Al-Qur’an:
Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil (yaitu): Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat baiklah kepada ibu bapak…” (QS.Al-Baqarah: 83)
2.  Dalam Surat An-Nisaa’, Allah swt menekankan kembali mengenai sikap baik terhadap orangtua:
Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak..” (QS. An-Nisaa’:36).
 3.  Perintah yang sama juga diulangi lagi dalam Surat Al-An’am, dimana Allah berkata:
Katakanlah: Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Rabbmu, yaitu: janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapak…” (QS. Al-An’am: 151)

IBU

Islam telah memerintahkan secara jelas untuk menghormati dan menghargai kedua orangtua, meskipun demikian, para ibu mendapatkan penghormatan dan penghargaan yang lebih dalam Islam. Sikap ini dapat dipahami bila kita menyadari betapa besarnya pengorbanan dan perjuangan ibu kita dalam hidup. Berkenaan dengan hal ini, Nabi Muhammad saw berkata:
Dikisahkan oleh Abu Hurairah: Seorang laki-laki mendatangi Nabi Muhammad saw dan bertanya kepadanya, “Siapakah yang dapat aku jadikan sebagai teman dekat?” , Lalu Nabi saw pun menjawab:
Ibumu, ibumu, ibumu, lalu ayahmu, lalu orang terdekatmu dan orang dekat setelahnya
Islam mendorong umat muslim untuk tetap menghormati kedua orangtua meskipun mereka non-muslim. Bila orangtua memaksa anak-anaknya untuk melawan Islam, maka anak-anak mempunyai hak untuk tidak mentaati orangtua, tetapi mereka tetap harus bersikap baik. Dalam hal ini, Allah swt berfirman dalam surat Luqman:
Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Ku-beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. Luqman: 14-15)

MENGHORMATI

Islam mengajarkan kita untuk selalu menghormati kedua orangtua dalam doa kita kepada Allah. Nabi Muhammad saw berkata:
Dikisahkan oleh Abi Abdurrachman Abdullah bin Massoud berkata: Aku bertanya kepada Nabi saw, “Amal baik manakah yang lebih disukai oleh Allah?”, lalu Rasul menjawab, “Shalat tepat waktu”. Kemudian aku bertanya, “Setelah itu apa lagi?”, Rasul menjawab, “Bersikap baik pada orangtua”. Lalu aku bertanya lagi, “Setelah itu apa?”. Dia menjawab, “Jihad di jalan Allah”.
Dalam Islam, menghormati kedua orangtua adalah sangat baik sehingga anak dan kekayaan yang dimilikinya dianggap milik orang tua. Dalam hal ini Rasulullah saw berkata:
Dikisahkan oleh Aisyah bahwa seseorang datang kepada Nabi Muhammad saw untuk mencari jalan keluar atas permasalahan dia dengan ayahnya setelah dia memberikan hutang kepada ayahnya. Lalu Nabi saw berkata kepada orang tersebut: “Kamu dan kekayaanmu adalah milik ayahmu”

KESIMPULAN AKHIR

Kita berharap dan berdoa bahwa kita semua akan dapat selalu menghormati kedua orangtua baik saat mereka masih hidup ataupun sudah meninggal. Kalian dapat menghormati dan menghargai mereka setelah mereka meninggal dengan cara sebaga berikut:
  1. Beramal dengan atas nama mereka
  2. Membangun badan amal dengan atas nama mereka, seperti Masjid, Pusat Kajian Islam, Perpustakaan Islam, Rumah Sakit Islam, Rumah Yatim Piatu, Panti Jompo, dll.
  3. Menjalankan haji dengan atas nama mereka, atau meminta orang lain yang mampu.
  4. Membaca Al-Qur’an untuk mereka
  5. Menyebarkan ajaran Islam
Marilah kita berdoa kepada Allah bahwa kita akan melakukan yang terbaik untuk kedua orangtua kita, untuk menghormati mereka, bersikap baik kepada mereka, membantu mereka dan menyenangkan mereka dalam cinta dan kasih sayang Allah.
“ Ya Allah! Terimalah doa kami dan jadikanlah kami sebagai hamba Mu yang patuh”
“Ya Allah! Bantulah kami agar kami dapat menjadi anak-anak yang selalu menghormati kedua orangtua kami. “
Amin.
 By: Dr. Ahmad H. Sakr

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar